Warta

Troops of Damation, EP Terbaru Spitting Demon

Spitting Demon resmi merilis EP terbaru mereka tahun ini. Berjudul Troops of Damation, grup musik metalcore asal Samarinda tersebut menghadirkan 5 track solid. Seperti Intro (Hypocrites), Troops Of Damnation (feat Defy), Distraught, Destructive Infinity (feat Keep It Real), dan Endless Massacre II.

ANTON, frontman Spitting Demon, menjelaskan seluruh materi di Troops of Damation dibuat selama 10 bulan terakhir. Proses recording dilakukan di Samarinda. Sementara mastering di Invasion Studio, Depok. Semua dilakukan selama 2 bulan, dimana roses kreatif itu dikerjakan oleh seluruh personel.

Dari segi referensi musik dan lirik dan dikerjakan secara kolektif. “EP ini kami produserin sendiri. Kalau untuk record labelnya Dice 2 Dice dari Jakarta, berkolaborasi dengan label United Stance Records. Ini labelnya vokalis kami, Bayu,” ungkapnya, belum lama ini.

Kata Anton, ada alasan subtantif mengapa Spitting Demon memilih EP. Sebab, format ini sering jadi bekal untuk promo mini tour tanpa harus menunggu album penuh siap. “Intinya, EP lebih fleksibel, murah, dan cepat rilis. Sementara album penuh lebih serius, memakan waktu yang cukup panjang dan lama. EP jadi tonggak penting perjalanan sebuah band, biar lebih gampang didengar dan dicerna,” ujarnya.

Di Troops of Damation, urai Anton, Spitting Demon mengangkat pelbagai tema kemanusiaan yang terjadi di pelbagi negara. Khususnya di Timur Tengah. Semua dikemas dalam nuansa metalcore yang kental; metal, hardcore, crust punk, dan grindcore dengan breakdown. “Isu yang kami bawa di EP ini seperti perang, pembalasan dendam, kekejaman, dan kehancuran manusia. Intinya free Palestine,” ucapnya.

Untuk diketahui, Spitting Demon berdiri pada Desember 2023 di Kota Tepian. Para personelnya terdiri dari Anton (gitar), Dody (gitar), Tedy (bass), Feby (drum), dan Bayu (vocal). Nama Spitting Demon dipilih karena berbeda dengan band-band hardcore era sekarang.

Dalam konteks musik dan lirik, Spitting Demon lebih agresif dalam melontarkan lirik dengan cepat dan kejam. “Jadi, Spitting Demon bisa berarti iblis yang melontarkan lirik dan musik yang sangat buas dan ganas,” urai Anton.

Dalam konteks horor dan fantasi, Spitting Demon diartikan sebagai iblis yang meludahkan api, racun, darah, dan lain-lain. “Spitting Demon bisa juga sebagai julukan karakter atau figur liar, ganas, dan tak terbendung,” ulas Anton. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button