Cerita

Setelah 80 Tahun Indonesia Merdeka, Putra Kaltim Jadi Pembentang Bendera di Istana Negara (2-Habis)

Sebulan lebih di Jakarta, komunikasi terputus antara El-Rayyi Mujahid Faqih (17) dan keluarganya. Sebagai seorang ibu, Yuyun Rahyuni (40), sang ibunda, sempat dilanda kekhawatiran.

PADA akhirnya, pesan Rayyi menenangkan hati dan pikiran ibu 5 anak itu. “Rayyi bilang, mama tenang saja. Rayyi insyaAllah baik-baik aja,” ucapnya, saat diwawancara DEKADE.ID, Selasa (19/8/2025). “Dia bilang apa yang dijalani waktu itu biasa, kurang lebih sama seperti saat di asrama (SMK Kehutanan Negeri Samarinda, Red.) yang menuntut kedisiplinan. Memang sebulan itu enggak bisa komunikasi karena memang aturannya. Tapi setiap telepon Rayyi selalu bilang ‘doa kan Rayyi ya, mamake’,” timpal Yuyun, tersenyum.

Untuk memantau Rayyi, Yuyun mengaku harus memantau akun resmi BPIP RI di Instagram. Dia bahkan mengingat, kekhawatiran itu membuncah saat Rayyi melakukan gladi kotor saat hujan deras mengguyur. “Dalam hati saya, mudahan Rayyi enggak kenapa-kenapa. Saya sempat khawatir takut sakit,” akunya.

Di Samarinda, acara nobar digelar saat mengetahui Rayyi terpilih sebagai pembentang bendera merah putih. Di SMK Kehutanan Negeri Samarinda, nobar diikuti para siswa yang satu angkatan dengannya. Di kediaman keluarga Rayyi, nobar juga digelar dan disaksikan seluruh keluarga besar.

Yuyun menguraikan, dukungan untuk Rayyi tak hanya datang dari keluarga besar. Pihak SMK Kehutanan Negeri Samarinda, turut berperan dalam membantu persiapan Rayyi. Terutama kebutuhannya saat proses seleksi.

Menariknya, menurut penuturan Yuyun, capaian yang dilakukan Rayyi, tak lepas dari seorang sosok penting yang membawanya hingga sampai ke Jakarta. Ia adalah Ramlan, salah satu guru sekaligus pembina Rayyi di SMK Kehutanan Negeri Samarinda. “Rayyi bilang, pertama kali yang saranin Rayyi ikut seleksi paskib adalah pak Ramlan. Makanya berkali-kali Rayyi mengucapkan terima kasih kepada beliau,” urainya.

Kepala SMK Kehutanan Negeri Samarinda, Mukhamad Ari Hidayanto, juga berperan mengantar Rayyi ke tingkat tertinggi anggota Paskibraka. Tapi di antara proses itu, Yuyun menuturkan, bagaimana Rayyi juga sempat berupaya belajar Sampe, alat musik tradisional Suku Dayak. Proses itu dilalui hanya karena ingin menampilkan bakat saat proses seleksi. “Kalau gitar kan biasa. Jadi saya suruh belajar Sampek. Untung ada temanya dari Kaltara yang mengajari Rayyi main Sampek,” ulas Yuyun.

Yuyun bersama suami, memang bertolak ke Jakarta. Undangan untuk datang dari Istana Negara itu, disampaikan Jumat (15/8/2025) via WhatsApp. Di sana, waktu dirasakan cukup sempit. Apalagi, undangan fisik harus diambil pada hari H lebih dulu dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 07.30 WIB di BPIP.

Di balik itu, Yuyun mengucapkan terima kasih kepada keluarga besarnya yang telah memberikan dukungan moril serta materi. Pun, semua pihak yang telah membantu Rayyi. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun yang telah memberikan bantuan melalui Kesbangpol Samarinda. “Rayyi dapat bantuan dari wali kota Samarinda Bapak Andi Harun melalui Kesbangpol. Saya mewakili keluarga berterima kasih kepada beliau,” tutupnya.

Rayyi adalah anak kedua dari lima bersaudara. Kakaknya, Al-Gading Jihad Sabiluna. Adiknya Devan Ziandri Sholeh, Abriezaidan Al-Alim, dan Shaima Nadeera Shaliha. Sejak TK hingga SMP, Rayyi bersekolah di Loa Bakung. Tepatnya di TK Negeri 2, SD Muhammadiyah 5, dan SMP Muhammadiyah 6. Selama menempuh Pendidikan itu hingga ke SMK Kehutanan Negeri Samarinda, Rayyi dikenal aktif.

Rayyi tidak hanya menunjukkan prestasi di bidang akademik. Ia juga aktif dalam pelbagai organisasi dan ekstrakurikuler, mulai dari OSIS, Kesamaptaan Pramuka, bela diri Kempo, hingga Kerohanian Muslim.

Keterlibatannya dalam berbagai bidang tersebut membentuk pribadi yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, dan penuh tanggung jawab. Seluruh pengalaman itu menjadi bekal penting ketika dirinya dipercaya menjalankan tugas sakral membentangkan Merah Putih dalam upacara di Istana Negara. (fai)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button