Cerita

Tom Mastny, Atlet Kelahiran Kaltim Pertama di MLB (2-Habis)

Istilah dalam pertandingan dan statistik baseball tidak mudah dipahami awam. Bekesah.co melakukan riset mendalam mengenai hal ini untuk menelisik lebih dalam sepak terjang Thomas Raymond Mastny; atlet satu-satunya kelahiran Indonesia --tepatnya Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim)-- dalam sejarah Major League Baseball (MLB).

FURMAN University –Furman Paladins– pada akhirnya mengantar Mastny menuju draft MLB 2023. Ia dipilih oleh Toronto Blue Jays saat putaran draft ke 11 –peringkat ke 320 secara keseluruhan. Setelah menjalani karir Minor League Baseball, Mr. Nasty –demikian julukannya di lapangan– ditukar ke Cleveland Indians dengan John McDonald. Di sana, ia kemudian bermain sebanyak tiga musim untuk Cleveland Indians.

Di Minor League Baseball, Mastny bermain bersama Auburn Doubledays di Single-A League. Liga ini sebelumnya dikenal dengan nama Class A atau Low-A. Yakni satu di antara empat liga tertinggi di Minor League Baseball, selain Triple-A, Double-A, dan High-A.

Single-A League berisi 30 tim. Mereka terbagi dalam tiga wilayah liga; California League, Carolina League, dan Florida State League. Pemenang di masing-masing liga, akan bertemu dan hanya menempatkan satu tim ke MLB. Di sana, Mastny mencatatkan rekor 8-0 dan Earned Run Average (ERA) 2,26 dalam 14 pertandingan pembuka. Ia juga mencatatkan 68 strikeout (K) dalam 63,3 Innings Pitched (IP).

Di 2004, Mastny kemudian bermain sepanjang musim bersama Charleston Alley Cats. Rekornya 10–3 dan ERA 2,17 dalam 27 pertandingan. Lalu 14 Desember 2004, ia menginjakkan kaki ke Cleveland Indians menggantikan John McDonald yang bermain di posisi infielder karena pindah ke Toronto Blue Jays.

(FOTO: www.gettyimages.com/www.baseball-reference.com)

Di awal musim 2005, rotasi dilakukan Kinston Indians di Single-A League. Mastny kemudian ditempatkan sebagai pemain pengganti. Tapi gara-gara itu, ia mencatatkan rekor 7–3, 2 penyelamatan, dan ERA 2,35 dalam 29 pertandingan –11 kali menjadi starter– sebelum dipromosikan ke Akron Aeros untuk bermain di Double-A League.

Di tim itu, ia bermain hingga awal musim 2006, sebelum akhirnya dipanggil untuk mengisi posisi pitcher di Buffalo Bisons untuk berlaga di Triple-A League. Di fase ini, Mastny tampil dalam 36 pertandingan –sekali menjadi starter– untuk Akron Aeros dan Buffalo Bisons dengan rekor 2–2, 1 penyelamatan, dan ERA 2,01.

Momen terbaiknya kemudian datang pada 30 Juli 2006. Mastny kemudian menjalani debutnya di MLB bersama Cleveland Indians sebagai relief pitcher. Ia bermain sebanyak 15 pertandingan dan berhasil mengoleksi 5.51 ERA dan 17 K dalam 16.1 IP.

Saat itu, ia bahkan masih berusia 25 tahun. Di musim panas MLB, Mastny secara tak terduga mampu bersaing di jajaran pitcher Cleveland Indians. Sebagai rookie, ia melakukan penyelamatan pertamanya dengan dua inning saat melawan Tampa Bay Devil Rays pada 19 Agustus 2006. Sang pelatih saat itu, Eric Wedge, bahkan menyatakan, “Mastny akan menjadi salah satu dari kami.”

Musim 2007, Mastny berada dipuncak karir bersama Cleveland Indians. Sukses bermain 51 pertandingan, ia mencatatkan rekor 7-2 win-loss dengan 4.68 ERA dan 53 K dalam 67.1 IP. Mastny pada akhirnya memang sukses membawa Indians hingga ke American League Championship Series (ALCS). Sayang, harapan menuju World Series pupus. Cleveland Indians tumbang oleh Boston Red Sox dengan skor seri 3-4.

Musim 2008, Mastny hanya bermain sebanyak 11.2 IP dan mencatatkan nilai ERA buruk dengan 10.80. Di 2009, Mastny memutuskan hijrah ke Jepang dan bergabung bersama Yokohama BayStars. Setelah pensiun dari dunia baseball, ia mengejar dunia pendidikan dan berhasil lulus master degree dalam Business Administration dan mendalami business ventures. (fai)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button