Warta

Jalan Panjang Neneng Chamelia Shanti Menuju Kursi Sekda Perempuan Pertama di Samarinda

Neneng Chamelia Shanti terpilih menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda. ‎Sebelum diumumkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, ia menjabat sebagai Inspektur Kota Samarinda. Jauh sebelum hari ini, ‎Neneng menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 2002. Tercatat, pada akhir 2025 ia kemudian dilantik menjadi Inspektur Kota Samarinda.

Sebelumnya, perempuan berhijab itu pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Utilitas Umum (PSU) di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda. Pada saat menjadi Kepala Bidang PSU, Neneng berjibaku menangani korban-korban pada saat masa pandemi Covid-19 disaat dirinya menjabat. ‎Dirinya saat itu menangani 2,5 hektare tanah untuk para korban yang tewas karena pandemi Covid-19.

‎Kemudian, Neneng sempat menjadi Sekretaris di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda pada 2023/2024. ‎Pada saat itu, Neneng berani tegas menegur kontraktor-kontraktor yang berkerja tidak sesuai dengan pengerjaan. Ia juga sebagai pengusul pembangunan drainase di Citra Niaga. Secara profil, Neneng dikenal sebagai ASN yang melaksanakan tugas sesuai aturan, memiliki loyalitas dan totalitas, serta integritas dimanapun ditugaskan.

Saat menjabat sebagai Inspektur Kota Samarinda, ia meraih capaian dengan masuk 10 besar nasional Pariwara Anti Korupsi. ‎Neneng memiliki latar belakang yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan birokrasi Pemerintah Daerah. Dirinya memiliki karakter yang tegas dalam administrasi, sistematis dan detail, serta berorientasi pada integritas. ‎Gaya kepemimpinan Neneng, berbasis sistem dengan beraturan serta mengutamakan dalam akuntabilitas. ‎Berikut perjalanan Neneng sebagai ASN di Samarinda:

‎- Neneng bermula sebagai ASN kota Samarinda di Tahun 2002 langsung berada di Dinas Permukiman dan Pengembangan kota Samarinda tepat dari April 2002 hingga 2008 selama 5 Tahun 9 Bulan.

‎- Setelah itu, dirinya berada di Dinas Cipta Karya dan Tata Kota pada April 2008 hingga 2017 selama 8 tahun 10 bulan.

‎- Kemudian, dirinya kembali ke Dinas Perumahan dan Permukiman kota Samarinda di Februari 2017 hingga 2019 selama Dua Tahun.

‎- Lanjut lagi, dirinya pada Februari 2019 hingga Mei 2019 berada di Bappeda Samarinda selama 3 bulan.

‎- Akhirnya, dirinya kembali ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Samarinda pada saat bulan Mei 2019 hingga November 2022. Disitulah dirinya menangani kasus-kasus pandemi covid-19.

‎- Setelah itu, Dirinya dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kota Samarinda pada November 2022 hingga September 2025.ia menjabat selama 2 Tahun 10 Bulan.

‎- Akhirnya, jelang pergantian tahun 2026 di bulan September, dirinya dilantik sebagai Inspektur Samarinda selama 6 bulan hingga saat ini.

‎Neneng diketahui lulusan dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat pada angkatan 1994. ‎Disitu dirinya meraih gelar Sarjana Teknik atau S.T. ‎Setelah itu, dirinya melanjutkan pendidikan di Universitas Mulawarman (Unmul) pada Angkatan 2012 hingga meraih gelar Magister Sains atau M.Si.

‎“Besok sore (hari ini) Pemkot akan melantik Sekda Pemkot yang baru. Dasar untuk pelantikan ini berdasarkan Remkomendasi dari Pemprov, tetapi Rekomendasi ini bukan Pj tetapi definitif Sekda Pemkot Samarinda,” kata Andi Harun kepada KLIKSAMARINDA, Rabu (1/4/2026) malam. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button