Tudingan Popok Lansia Ditimbun Tak Benar, Kepala UPTD PSTWNP Jelaskan Detailnya
Tudingan penimbunan popok untuk para lanjut usia (lansia) di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri (PSTWNP) dibantah.

KEPALA UPTD PSTWNP, Salawati, menegaskan jika tudingan penimbunan popok untuk para lansia yang beredar di masyarakat tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta.
Dia menekankan ada dua poin penting yang harus disimak. Pertama, popok yang dimaksud merupakan stok persediaan PSTWNP. Di mana keberadaannya tak sekadar telah tercatat dalam administrasi pengadaan. Namun juga telah diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil pemeriksaan bahkan menunjukkan jumlah barang sesuai dengan pengadaan yang dilakukan.
“Barang tersebut merupakan stok yang memang ada di panti. Saat dilakukan pemeriksaan BPK, jumlahnya sesuai dengan pengadaan. Permasalahannya hanya pada penatausahaan barang,” katanya, saat memberikan klarifikasi, Kamis (6/8/2026) hari ini.
Kedua, kata Salawati, penyimpanan popok di sebuah rumah kosong semata-mata dilakukan untuk mengamankan barang selama gedung PSTWNP menjalani rehabilitasi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Rumah kosong tersebut bahkan masih berada di lingkungan PSTWNP. Jaraknya hanya sekira dua bangunan dari lokasi penyimpanan sebelumnya.
“Pada saat itu panti sedang direhabilitasi. Sehingga untuk mengamankan barang, popok dipindahkan ke rumah kosong yang masih berada di lingkungan panti. Jadi bukan penimbunan seperti yang diberitakan,” tegasnya.
Salawati menerangkan, dia dilantik sebagai Kepala UPTD PSTWNP pada 29 Juni 2026. Setelah mulai bertugas, dirinya langsung melakukan penataan ulang seluruh stok popok. Baik sisa persediaan 2025 maupun hasil pengadaan 2026.
“Setelah saya datang, seluruh barang sudah saya tata kembali. Baik stok tahun 2025 maupun pengadaan tahun 2026. Semuanya sudah ditempatkan dengan baik,” akunya.
Selain itu, Salawati menyatakan, seluruh popok tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan para lansia yang menjadi penghuni PSTWNP. Makanya, dia membantah adanya penimbunan maupun penyembunyian barang sebagaimana yang dituduhkan.
Salawati memastikan pihaknya akan terus meningkatkan tata kelola penyimpanan barang. Serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para lansia.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para lansia agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan mereka dapat menjalani masa tua dengan layak,” tutupnya. (*)



